Follow Us @soratemplates

Monday, 8 August 2016

MERUBAH SERVER GUI KE CORE

00:44:00 0 Comments

MERUBAH SERVER GUI KE CORE

Untuk merubah Core ke GUI langkah yang harus kita lakukan adalah  mengaturnya pada Server manager > Manage > Remove roles and features. 

Karena disini kita akan pergi ke core maka disini kita klik next.


Disini juga kita klik next.


Disini kita kita klik Features lalu double click pada User interfaces and infrastructure, lalu klik Remove Features.


Klik Remove lalu Yes maka server akan otomatis restart dengan sendirinya. 
Dibagian ini tunggu saja nanti akan restart dengan sendirinya.


Masukan password administrator lalu enter.


Kita sudah berhasil mengubah dari GUI ke core.

Oke hanya itu yang dapat saya sampaikan, kurang lebihnya mohon maaf. Wassalualaikum...

Sunday, 7 August 2016

CARA INSTALL WINDOWS SERVER 2012 R2

02:24:00 2 Comments
Halooo gaessss... saya kembali lagi dengan tutorial instal windows server 2012 r2. Oke langsung saja ke tutorialnya. Disini saya meninstal nya menggunakan virtual box. Untuk lebih jelasnya ada disini

Pertama-tama siapkan terlebih dahulu :

  1. ISO Windows Server 2012 R2
  2. Virtualbox

CARA INSTAL WINDOWS SERVER 2012 R2

1.  Pilih bahasa, waktu dan keyboard untuk proses instalasi windows server 2012 dan setelah itu klik next



2.  Untuk memulai proses instalasi windows server 2012 klik Instal now



3. Pilih edisi windows server yang akan diinstal, disini saya memilih standart evalution mode core. Lalu klik next



4.  Kemudian Centang I Accept the License Terms, dan klik Next



5.  Tipe Instalasi

Upgrade : memperbarui Windows
Custom : Instal Windows baru
Dikarenakan sekarang kita akan menginstal klik Custom (advanced)







6.  Buat partisi. Caranya klik new
 Lalu atur kapasitas hardisk yang akan digunakan. Disini kita coba memformat semua drive yang digunakan. Lalu klik apply.

Format terlebih dahulu hardisk yang akan digunkan.
Klik next


7. Proses instalasi mulai berjalan. Diproses instalasi ini kita akan menyalin file windows, mendapatkan file yang siap diinstalasi, menginstal fitur, menginstal pembaharuan. Tunggu, mungkin akan berjalan cukup lama.


8. Masukan password administrator lalu confirm password yang sudah dimasukan tadi. Password harus ada huruf kapital, kecil, angka dan simbol. Buat yang simple tapi mudah diingat oleh kamu.



9. Proses instalasi telah selesai. Kurang lebih tampilannya akan seperti ini. Karena kita menginstalnya yang core maka tampilannya akan muncul dalam bentuk CLI, namun jika kita menginstal nya yang GUI maka tampilannya akan muncul GUI.  



Mungkin hanya ini yang dapat saya sampaikan , kurang lebihnya mohon maaf. Terima kasih.

Wednesday, 3 August 2016

LAB 5. EXTENDED ACCESS LIST DENGAN PACKET TRACER

23:21:00 0 Comments
Halo sobat blogger apa kabar?? ACL Extended berbeda dengan ACL Standart. ACL Extended bisa melakukan filtering tidak hanya melalui source saja, tetapi juga destination serta port dan protocol yang digunakan. ACL Extended dipilih jika keperluannya spesifik ke aplikasi, contoh membatasi telnet, atau akses web server atau email, ftp dan sebagainya. Sama pada ACL Standar pada Extended ini kita diharuskan mengkonfigurasikan sedekat mungkin dengan source atau server.
Untuk configurasi ACL extended tidak berbeda jauh. Dan Extended ACL bisa dilanjutkan dari standart dengan cara menghapus access-list nya. Hapus dengan command :
router (config)# no access-list 1 (no access-list)

Siapkan topologinya terlebih dahulu.Disini saya memakai topologi yang sama dengan Standart ACL.


Buat IP dan EIGRP nya.

router (config)#Interface Fast Ethernet 0/0 (nama port)
router (config)#ip address A.B.C.D (ip address) A.B.C.D (subnet mask)
router (config)#no shutdown
PC 1



Untuk ip address pada pc 1 ini kita menggunakan ip 10.10.10.4/24 dengan gateway 10.10.10.1 .

PC 2

Sedangkan di pc 2 ini kita menggunakan ip 10.10.10.5/24 dengan gateway yang sama yaitu 10.10.10.1 .

PC 3

Masih dengan network yang sama, di pc 3 kita menggunakan ip 10.10.10.6 tetap dengan /24 yaitu subnet mask 255.255.255.0 dengan gateway yang sama dengan pc 1 dan 2, yaitu 10.10.10.1 .

SERVER
Sedangkan di server kita menggunakan ip 20.20.20.2 sebagai ip address dan 20.20.20.1 sebagai gatewaynya, tetapi tetap dengan subnet yang sama yaitu 255.255.255.0 .

Router 1 (AYU1)


Jadi, kita akan mendaftarkan ip 12.12.12.1 (interface 0/0) dan 10.10.10.1 (interface0/1)  dengan subnet mask 255.255.255.0 sebagai ip address router 1.

Router 2 (AYU2)

Jadi, kita akan mendaftarkan ip 12.12.12.2 (interface 0/0) dan 13.13.13.1 (interface0/1)  dengan subnet mask 255.255.255.0 sebagai ip address router 2.

Router 3 (AYU3)



Jadi, kita akan mendaftarkan ip 13.13.13.2 (interface 0/0) dan 20.20.20.1 (interface0/1)  dengan subnet mask 255.255.255.0 sebagai ip address router 3.

Konfigurasikan EIGRP pada router. 

Router 1 (AYU1)
Mendaftarkan network 12.12.12.0 dan 10.10.10.0 sebagai EIGRP, dan tidak disumarisasikan.


Router 2 (AYU2)
Mendaftarkan network 12.12.12.0 dan 13.13.13.0 sebagai EIGRP, dan tidak disumarisasikan.

Router 3 (AYU3)
Mendaftarkan network 13.13.13.0 dan 20.20.20.0 sebagai EIGRP, dan tidak disumarisasikan.


Konfigurasi Access list pada router. Kita akan memakai router 1. 


Keterangan :

  • access-list 100 => Membuat extended list pada router yang dituju.
  • deny tcp => Tidak mengizinkan untuk mengakses tcp.
  • eq www => Memblock web site yang ada pada server.


Verifikasi hasil config dengan ping dan show access-list. Show access-list berfungsi untuk melihat daftar access list.


Ping PC2 ke 20.20.20.2
Hasilnya memang reply, sekarang kita coba akses web servernya

Akses web 20.20.20.2 PC 1
Hasilnya adalah TIMEOUT

Show access-list



Hasil dari show access-list adalah pada bagian "deny" ada 26 paket yang drop atau tidak terkirim. Itu adalah paket yang dikirim untuk website tetapi diblock. Makadari itu tidak terhubung jika ingin mengakses websitenya.

Terima kasih.

LAB 4. STANDART ACCESS LIST DENGAN CISCO PACKET TRACER

23:21:00 0 Comments
Standart Access List adalah sebuah daftar yang dirancang untuk menampung aturan-aturan yang digunakan untuk mengontrol paket dalam sebuah jaringan khususnya yang melewati router. Standart Access List hanya bisa melakukan filtering berdasarkan IP host atau IP network sourcenya saja.
ACL Standart ini menggunakan routing protocol EIGRP didalamnya. Konfigurasikan ACL ini sedekat mungkin dengan destination (server). Langsung kita ke confignya saja...

Buat topologinya terlebih dahulu. Disini saya menggunakan 3 router, 1 server, 1 switch yang terhubung dengan 3 pc.

ps: Banyak command-command yang belum selesai atau singkat. kamu bisa pakai Tab untuk mengetik command, jadi tidak perlu mengetik panjang-panjang.


Konfigurasikan IP Address.

router (config)#Interface Fast Ethernet 0/0 /nama port/
router (config)#ip address A.B.C.D (ip address) A.B.C.D (subnet mask)
router (config)#no shutdown

Router 1 (AYU1)


Jadi, kita akan mendaftarkan ip 12.12.12.1 (interface 0/0) dan 10.10.10.1 (interface0/1)  dengan subnet mask 255.255.255.0 sebagai ip address router 1.

Router 2 (AYU2)

Jadi, kita akan mendaftarkan ip 12.12.12.2 (interface 0/0) dan 13.13.13.1 (interface0/1)  dengan subnet mask 255.255.255.0 sebagai ip address router 2.

Router 3 (AYU3)



Jadi, kita akan mendaftarkan ip 13.13.13.2 (interface 0/0) dan 20.20.20.1 (interface0/1)  dengan subnet mask 255.255.255.0 sebagai ip address router 3.

PC 1


Untuk ip address pada pc 1 ini kita menggunakan ip 10.10.10.4/24 dengan gateway 10.10.10.1 .


PC 2

Sedangkan di pc 2 ini kita menggunakan ip 10.10.10.5/24 dengan gateway yang sama yaitu 10.10.10.1 .

PC 3


Masih dengan network yang sama, di pc 3 kita menggunakan ip 10.10.10.6 tetap dengan /24 yaitu subnet mask 255.255.255.0 dengan gateway yang sama dengan pc 1 dan 2, yaitu 10.10.10.1 .

SERVER


Sedangkan di server kita menggunakan ip 20.20.20.2 sebagai ip address dan 20.20.20.1 sebagai gatewaynya, tetapi tetap dengan subnet yang sama yaitu 255.255.255.0 .

Konfigurasikan EIGRP pada router. 

Router 1 (AYU1)
Mendaftarkan network 12.12.12.0 dan 10.10.10.0 sebagai EIGRP, dan tidak disumarisasikan.


Router 2 (AYU2)
Mendaftarkan network 12.12.12.0 dan 13.13.13.0 sebagai EIGRP, dan tidak disumarisasikan.

Router 3 (AYU3)
Mendaftarkan network 13.13.13.0 dan 20.20.20.0 sebagai EIGRP, dan tidak disumarisasikan.

Konfigurasi Access list pada interfast yang terdekat dengan server. Saya pakai router 3. Config dengan command : 

router (config)#access-list (acl number) (permit/deny) (alamat pengirim) (wilcard-mask)  

Verifikasi hasil config dengan ping dan show access-list. Show access-list berfungsi untuk melihat daftar access list.


Router 3 (AYU3)

Jadi, kita tidak akan mengizinkan si pemilik ip address 10.10.10.2 yaitu pc 1 untuk mengakses si server, dan memperbolehkan sisa pc lainnya untuk mengakses server. Dan mengaktifkan group 1.

deny disini bukan nama orang ya :D, deny artinya tidak diperbolehkan/izinkan. Nah kalau permit kebalikannya, yaitu diizinkan. Nah, kalau ip access-group in artinya kita mengaktifkan group tersebut.


Ping 20.20.20.2 dari PC 1 (10.10.10.2)

Kenapa saat di ping unreachable? yup, karena kita sudah mensetting agar ip 20.20.20.2 tidakk bisa mengakses server.

Ping 20.20.20.2 dari PC 2 (10.10.10.3)

Dan saat kita ping dari PC 2 maka akan reply karena tadi di permit any.

Ping 20.20.20.2 dari PC 3 (10.10.10.4)

Sama dengan PC 2, saat kita ping dari PC 3 maka akan reply karena tadi di permit any.

Mungkin hanya ini yang dapat saya sampaikan. Jika ada kesalahan tolong diberi tahu. Sekian terimakasih.