Follow Us @soratemplates

Monday, 19 June 2017

Tutorial Menginstall Web Server Pada CentOS 7 Melalui Webmin

00:31:00 0 Comments

Web server adalah sebuah software yang memberikan layanan berbasis data dan berfungsi menerima permintaan dari HTTP atau HTTPS pada klien yang dikenal dan biasanya kita kenal dengan nama web browser dan untuk mengirimkan kembali yang hasilnya dalam bentuk beberapa halaman web dan pada umumnya akan berbentuk dokumen HTML. Dalam bentuk sederhana web server akan mengirim data HTML kepada permintaan web Browser sehingga akan terlihat seperti pada umumnya yaitu sebuah tampilan website.

Fungsi Web Server

Fungsi utama Web server adalah untuk melakukan atau akan tranfer berkas permintaan pengguna melalui protokol komunikasi yang telah ditentukan sedemikian rupa. halaman web yang diminta terdiri dari berkas teks, video, gambar, file dan banyak lagi. pemanfaatan web server berfungsi untuk mentransfer seluruh aspek pemberkasan dalam sebuah halaman web termasuk yang di dalam berupa teks, video, gambar atau banyak lagi.

Beberapa Jenis Web Server di antanya adalah :


  1. Apache Web Server / The HTTP Web Server
  2. Apache Tomcat
  3. Microsoft windows Server 2008 IIS (Internet Information Services)
  4. Lighttpd
  5. Zeus Web Server
  6. Sun Java System Web Server

Dari daftar list diatas yang paling dominan dan digunakan hanya pada Apache dan Microsoft Windows Server.

Cara Kerja Dari Web Server 

Cara kerja dari Web Server merupakan salah satu mesin yang dimana tempat software atau aplikasi beroperasi dalam mendistribusikan web page ke user/pengguna, ini bisa ditentukan pada permintaan user.

Menghubungkan antara Web Server dan Web Browser Internet dan ini merupakan gabungan dari jaringan Komputer yang ada di seluruh dunia. Setelah semuanya terhubung secara fisik, Protocol TCP , IP atau networking protocol yang memungkinkan semua komputer di dunia dapat berkomunikasi satu sama lainnya.

Ketika browser meminta data web page kepada server maka instruksi dari permintaan data browser tersebut akan di kemas di dalam TCP yang merupakan satu protocol transport kemudian dikirim ke alamat, dalam hal ini adalah protocol berikutnya yaitu HTTP atau Hyper Text Transfer Protocol yang sudah kita kenal. HTTP ini merupakan sebuah protocol yang akan digunakan dalam WWW (World Wide Web) antar komputer yang saling terhubung dalam jaringan internet di dunia ini.
Untuk dapat mengenal protocol anda bisa mengetik http://, dan seketika itu anda akan di bawa ke jaringan internet seluruh dunis.

Data yang di passing dari browser ke Web server biasanya disebut HTTP request yang akan meminta web page dan kemudian web server akan mencarikan data HTML yang ada dan akan di kemas dalam bentuk TCP protocol kemudian di kirim kembali ke browser dan data yang dikirim dari mulai server ke browser disebut HTTP response. dan bila data yang diminta oleh web browser tidak ditemukan Web server maka akan menimbulkan error yang biasanya kita sebut dengan halaman error 404 atau Page Not Found.

Tutorial Menginstall Web Server Pada CentOS 7 Melalui Webmin

1.Pertama-tama buat folder untuk menyimpan file-file web server. Gunakan perintah
mkdir /var/www/mghofir-rio.my.id

2. Sebelumnya install terlebih dahulu apachenya. Caranya Cari Apache WebServer pada Un-Used Modules lalu klik install. Setelah itu kita buat virtual hostnya atau menambahkan domain. Caranya masuk kedalam web webmin lalu klik Apache Web Server. Kemudian klik Create Virtual Host. Lalu masukan lokasi folder untuk menyimpan file-file web server yang sebelumnya sudah dibuat kedalam kolom Dokcument Root. Lalu masukan domainnya pada Server Name. Jika sudah Klik Create New.

3. Setelah virtual host berhasil terbuat kita lakukan konfigurasi untuk mengatur www untuk domain mghofir-rio.my.id. Karena jika tidak diatur maka saat kita akses domain dengan www akan error. Untuk mengaturnya klik virtualhostnya (icon internet/bola dunia) yang berada pada tab Exsisting Virtual Host.

4. Setelah masuk pada Virtual Server Options klik Networking and Addresses.

5. Setelah itu masukan domain dengan www, contoh www.mghofir-rio.my.id pada Alternate Virtual Server Names juga isi server hostname dengan nama domain kamu. Jika sudah klik Save.

6. Selanjutnya kita buat dns bindnya. Untuk tutorialnya ada di Membuat DNS Server Pada Webmin

Thankss 😄

Sunday, 18 June 2017

Tutorial Instalasi Webmin Pada CentOS 7

19:27:00 0 Comments


Webmin adalah antarmuka berbasis web untuk administrasi sistem untuk Unix. Menggunakan browser web yang modern, Anda dapat mengatur account pengguna, setup Apache, DNS, file sharing, dan banyak lagi. Webminmenghilangkan kebutuhan untuk secara manual mengedit file konfigurasi Unix seperti / etc / passwd, dan memungkinkan anda untuk mengelola sistem dari konsol jarak jauh.jadi selain mengunakan remote access secara cli yaitu telnet dan ssh ternyata juga dapat dipantau melalui web dan digunakan dan diatur admin melalui web browser.

Webmin ini merupakan perantara konfigurasi (antarmuka) terhadap aplikasi-aplikasi yang ada pada sistem, maka administrasi sistem dapat dilakukan jika aplikasi yang diperlukan sudah terintal. Webmin hanyalah antarmuka yang tujuannya untuk mempermudah administrasi terhadap sistem.

Beberapa keuntungan menggunakan Webmin yaitu :

  1. Penggunaanya mudah
  2. Hemat waktu dalam administrasi
  3. Support terhadap turunan Unix, termasuk Linux dan keluarga BSD
  4. Instalasinya mudah
  5. Mudah untuk  menambahkan modul dan update
  6. Adanya fasilitas help yang mempermudah administrasi
  7. Aman

Tutorial Instalasi Webmin Pada CentOS 7

1.Langkah pertama untuk menginstall webmin adalah membuat repositorynya. Untuk repositorynya bisa ditambahkan dengan dua cara, dengan membuat repository sendiri atau mengambil dari internet. Disini saya membuat repository sendiri. Caranya masukan perintah
nano /etc/yum.repos.d/webmin.repo

2.Lalu masukan script dibawah ini kedalam file webmin.repo
[Webmin]
name=Webmin Distribution Neutral
#baseurl=http://download.webmin.com/download/yum
mirrorlist=http://download.webmin.com/download/yum/mirrorlist
enabled=1

3. Setelah itu install gpg-keynya. Gunakan perintah
rpm --import http://www.webmin.com/jcameron-key.asc

4. Setelah itu lakukan update. Gunakan perintah
yum check-update

5. Selanjutnya install webminnya. Install webmin dengan perintah
yum install webmin -y

6. Setelah sukses terinstall, lakukan konfigurasi autostart otomatis saat boot tim berlangsung. Jadi konfigurasi ini berguna supaya saat server start ulang tidak perlu melakukan manual start pada service webmin. Service webmin akan secara otomatis start dengan sendirinya. Gunakan perintah
ckhconfig webmin on

service webmin start

7. Jika webmin sukses berjalan, tambahkan firewall agar dapat diakses lewat port 10000
firewall-cmd --add-port=10000/tcp

8. Kemudian buka web browser lalu akses webmin dengan cara masukkan :
192.168.10.125:10000
Laman yang akan muncul adalah seperti dibawah ini karena belum menginstall ssl.


9. Disable ssl terlebih dahulu pada webmin dengan cara edit file dengan :
nano /etc/webmin/miniserv.conf

Ubah nilai pada ssl=1menjadissl=0, kemudian simpan.



10. Jangan lupa untuk merestart webmin. Dengan perintah:
service webmin restart

11. Kemudian akses lagi pada browser seperti tadi dengan memasukkan:
192.168.10.125:10000
Kemudian akan diarahkan pada web browser tersebut, masukkan username dan passwordnya. Username dan passwordnya adalah username yang digunakan untuk login centos. User menggunakan root dan password root.


12. Jika berhasil maka akan muncul halaman webmin seperti dibawah ini. Jika masih belum bisa coba periksa kembali username dan passwordnya. Jika loadingnya berjala lama atau loading tidak selesai-selesai, ada kemungkinan kesalahan dispesifikasi server. Entah itu ram, memori atau yang lain-lain.

Thank You😄

Thursday, 15 June 2017

Docker

21:45:00 0 Comments

Docker adalah sebuah aplikasi open source yang ditujukan pada para sysadmin untk membangun, mengemas, dan menjalankan suatu aplikasi dimana pun dalam sebuah container. Jadi docker ini digunakan sebagai virtualisasi sistem operasi yang diharapkan dengan menggunakan docker ini sysadmin dapat mengembangkan sebuah aplikasi sesuai dengan spesifikasi server. Untuk totorialnya bisa dilihat dibawah ini.

Instalasi Docker

1.Untuk menginstall docker versi kernel minimal harus 3.10 . Untuk mengecek versi kernel gunakan perintah
uname -r

2.Selanjutnya kita install wget. Wget ini berfungsi untuk mengambil materi yang berasal dari web. Kita install wget karena kita akan menggunakan repository docker dari internet. Bisa buat repository sendiri cuma akan lebih mudah kalau pakai rep ository yang dari internet. Install wget menggunakan perintah
yum install wget -y

3.Selanjutnya kita buat repository untuk docker. Saya mengambil repositorynya dari internet. Kalian bisa cari repository docker untuk centos diinternet. Install repository docker dengan perintah
wget -c http://nama-web -P /etc/yum.repos.d/

4.Setelah selesai membuat repository untuk dockernya kita install docker. Untuk menginstall docker ini menggunakan internet/online. Install docker dengan perintah
yum install docker-engine -y


5.Setelah docker terinstall aktifkan dan jalankan sistem service dockernya. Dan cek status untuk melihat berjalan atau tidak service dockernya. Gunakan perintah
Systemctl start docker
Systemctl status docker
Systemctl enable docker

6.Sekarang kita test apakah docker sudah berjalan atau belum. Cek menggunakan perintah
docker run hello-world

7.Jika ingin cek info tentang docker gunakan perintah
docker info

8.Untuk melihat versi docker gunakan perintah
docker version

9. Untuk melihat perintah-perintah yang ada pada docker. Dengan kata lain help untuk docker.

10. Selanjutnya kita mulai dan jalankan docker container, pertama kita harus mendowsload sebuah image dri Docker Hub. Dalam docker hub banyak images gratis dalam repositorynya. Untuk mencari docker hubnya gunakan perintah
docker search ubuntu


11. Setelah kamu menemukan image yang kamu inginkan dan butuhkan, download dengan perintah
docker pull ubuntu

12. Setelah itu kita lihat daftar docker image yang sudah terinstall. Gunakan perintah
docker images

13.Jika kamu sudah tidak membutuhkan imagesnya dan ingin menghapusnya gunakan perintah
docker rmi ubuntu


14.Untuk membuat dan menjalankan sebuah container, kamu perlu menjalankan perintah kedalam image yang didownload, dalam contoh ini ubuntu. Jadi perintah untuk menampilkan file versi adalah
cat /etc/issue
Dan untuk perintah untuk memasukan perintah kedalam image adalah
docker run [local image] [command to run into container]

15.Selanjutnya perintah untuk melihat daftar container yang aktif/tidak, bisa gunakan perintah
docker ps -l
Juga jika ingin menjalankan sebuah container, kalian harus tau ID dari container tersebut. Untuk contohnya seperi pada gambar. Dan jika ingin menjalankan sebuah container bisa gunakan perintah
docker start ID-Container

16.Sama seperti diatas jika ingin menghentikan sebuah container bisa gunakan perintah
docker stop Name-Container

17.Selanjutnya agar kita tidak perlu lagi mengingat container ID, kita bisa mengalokasikan nama untuk container idnya atau dengan kata lain kita beri nama container id tersebut. Gunakan perintah
docker run --name myname ubuntu cat /etc/debian_version

18. Dengan menngalokasikan id ke nama kita bisa dengan mudah melakukan perintah start, stats, dan lain-lain.