Halo apa kabar kalian?? Saya kembali lagi dengan membawa tutorial config routing yang berhubungan dengan config routing sebelum-sebelumnya. Sekarang saya akan menjelaskan tentang Routing OSPF.
OSPF adalah link-state routing protocol. OSPF idealnya didesain secara hierarchical, yang berarti kita dapat membagi netwok yang besar ke dalam network yang lebih kecil (area). OSPF punya banyak fitur dan semua itu untuk menjadikan protocol yang cepat dan scalable. OSPF menggunakan cost untuk menentukan jalur terbaiknya.
Saya menggunakan 5 router yang terbagi menjadi 3 area, yaitu area 0, 10, 20. Konfigurasi routing ini berhubungan dengan Static route dan EIGRP, walau ada beberapa command yang berbeda di OSPF ini.
ps: Banyak command-command yang belum selesai atau singkat. kamu bisa pakai Tab untuk mengetik command, jadi tidak perlu mengetik panjang-panjang.
Seperti yang sudah saya sebut di lab 2 atau disini, IP loopback di setting menggunakan subnet tertinggi yaitu 255.255.255.255. Dan IP loopback ini dibuat untuk digunakan di interface-interface loopback.
Hanya itu yang dapat saya sampaikan . Terima kasih
OSPF adalah link-state routing protocol. OSPF idealnya didesain secara hierarchical, yang berarti kita dapat membagi netwok yang besar ke dalam network yang lebih kecil (area). OSPF punya banyak fitur dan semua itu untuk menjadikan protocol yang cepat dan scalable. OSPF menggunakan cost untuk menentukan jalur terbaiknya.
Pertama-tama buat topologinya terlebih dahulu.
ps: Banyak command-command yang belum selesai atau singkat. kamu bisa pakai Tab untuk mengetik command, jadi tidak perlu mengetik panjang-panjang.
Seperti sebelum-sebelumnya buat dulu IP pada masing-masing router.
router (config)#Interface Fast Ethernet 0/0 /nama port/
router (config)#ip address A.B.C.D (ip address) A.B.C.D (subnet mask)
router (config)#no shutdown
Router 1 (AYU1)
Router 2 (AYU2)
Router 3 (AYU3)
Router 4 (AYU4)
Router 5 (AYU5)
Lalu Buat IP Loppback.
Seperti yang sudah saya sebut di lab 2 atau disini, IP loopback di setting menggunakan subnet tertinggi yaitu 255.255.255.255. Dan IP loopback ini dibuat untuk digunakan di interface-interface loopback.
Router 1 (AYU1)
Router 2 (AYU2)
Router 3 (AYU3)
Router 4 (AYU4)
Router 5 (AYU5)
Setting Router OSPF. Caranya sama seperti pada EIGRP.
Router 1 (AYU1)
Router 2 (AYU2)
Router 3 (AYU3)
Router 4 (AYU4)
Router 5 (AYU5)
Terakhir verifikasi hasil routing tadi.
Show Ip Route Router 3 (AYU3)
Show Ip Route Router 1 (AYU1)
Show IP OSPF Database
Link ID => Nomor ID Router. Jadi 1.1.1.1 , 2.2.2.2 dan seterusnya yang berada dibawah bidang Link ID adalah nomor id pada router.
ADV Router => ID iklan router.
Age => Usia link state.
Seq # => Nomor urut link state (mendeteksi iklan link state tua atau duplikat) .
checksum => checksum fletcher dari isi lengkap dari iklan link state.
Link count => Jumlah interface yang terdeteksi untuk router.
Hanya itu yang dapat saya sampaikan . Terima kasih

















































